Rabu, 08 Oktober 2008

Jadi Pelatih, Siapa Takut

Alo sempat sms. Dia maunya ketemuan. Ada hal yang kepingin dibicarakan. Tapi dia maunya ga lewat telepoin. Oya, Alo itu ketua basket aku dua tahun yang lalu. Dia juga termasuk pendiri basket di kampus ini. Dengan kata lain Dia nenek moyangnya basket di UIN.

Kita janjian ketemu depan kampus abis tarawih. Cek per cek, ternyata dia dapat panggilan jadi guru honorer di Sidrap. Plus, jadi pelatih basket disana. Trus, kaitannya denhgan aku????

Ternyata, selama ini dia jadi pelatih basket di MTs. Model. Nah, karena dia dah mau pergi, aku diminta buat menggantikan. Aku kaget. Bukan karena tau dia melatih, tapi karena diajakin jadi pelatih. Lansung kebayang wajahnya Samuel L Jackson dalam film Coach carter.

Basket memang udah jadi bagian hidupku. Aku pernah bermimpi mau jadi pemain IBL, terus main di NBA. Sayang, skill ga ditunjang ma tinggi badan. Apalagi buat main di NBA harus punya tubuh super gede. Belum lagi prestasi yang pas pasan. Gara-gara gak pernah dapat team raksasa. So, prestasi basket haya jadi hanyalan. Tapi kalo seandainya aku jadi pelatih. Ceritanya mungkin lain lagi.

Tawaran jadi pelatihnya pun aku iyakan. Apalagi anak-anak yang aku bakalan juga pada baik-baik. So, kita tunggu aja prestasi aku jadi pelatih basket.

Jadi pelatih??? Siapa takut!!!



0 komentar:

Posting Komentar

konro soup project /

My Colorful Life

My Colorful Life